[Adaptasi] Nano Nano Anak Magang


Holla
Assalamu'alaikum πŸ’•

Jadi kali ini, pembahasan agak sedikit berbeda dari biasanya πŸ™Š bila berbicara masalah magang atau pkl , pasti identik menjadi pembantu pekerja orang lain. Karena niat kita untuk mendaptkan ilmu dan belajar bagaimana cara kerja di suatu perushaan atau kita terjun kelapangan secara langsung.

Karena aku basic awal dari SMA jadi selama tiga taon aku cuma belajar di dalam ruangana atau praktik di lab yang ada di ruangan sekolah ku. Jadi bisa dibilang ini pengalaman pertama yang aku dapatkan setelah merasakan nikmat nya kuliah. Alhamdulillah

Sebaiknya kita flashback dulu "entah kenapa pada saat kaka tingkat aku dulu, kebanyakan mereka magang atau pkl lebih banyak bingung dari pada kerja nya. Atau kemungkinan lebih gak di sapa lah, tapi cuma beberapa perusahaan aja, terus mereka ada yang disuruh bikin kopi sama mefc, dan lebih parahnya mereka cuma jadi awkard bingung mau ngerjain yang mana sedangkan mereka benar benar perlu pkl itu huhu. Tapi gak semuanya kaya gitu, ada juga yang benar benar di bimbing sampai mereka bisa. Jadi tergantung adaptasi mereka ke orang orang bisa atau tidaknya membawa diri "

Kebetulan pada saat pencarian tempat magang aku disibukan dengan tugas yang hetic ditambah suatu acara yang memang harus ada aku, jadilah pencarian tempat magang sedikit terkendala dan jujur aku memang menyepelekan untuk pencarian tempat huhu. Pada saat h-10 sebelum waktu pencarian tempat ditutup, salah satu dosen perempuan di jurusan ku bertanya "kamu pkl ditempat mana ?" "gak tau bu, dan jujur memang kada mau pkl, takut disuruh bikin kopi sama jadi orang bingung πŸ˜‚" "lah kok gitu?" "iya bu, tapi sebenarnya pengen di industri" "coba cari tempat yang benar benar basic kamu, yang terpenting kalau bikin kopi itu bisa aja kamu jelaskan ke dosen pembimbing kalau memang itu pekerjaanya bisa kok dipindah nanti" dan mengingat industri dari rumah menempuh jarak dua jam, sepertinya industri di skip dulu 😭 setelah perbincangan itu aku mendapatkan pencerahaan gaes, dan semamgat lah mencari tempat pkl.

Karena waktu udah mepet, perusahaan yang benar benar sesuai dengan basic udah full karena keduluan sama teman se angkatan ku yang lain, bingung lagi 😭 akhir akhir ini aku sering bingung mengingat terlalu banyak tugas yang membuat aku menjadi sedikit linglung mungkin.

Tapi tetap yakin, setiap jalan yang di tempuh pasti ada hikmah di balik kejadian tersebut. Oke tetap harus pikir positive. Pada saat sedang duduk santai teman aku bincang bincang dan dia juga kesulitan mencari tempat pkl, oke lah kita senansib. Terus dia bilang ada satu perusahaan sebut saja perusahaan yang menyediakan listrik berada di kabupaten. Kalo nya ku pikir pikir disitu ada sodara yang bisa menampung aku hidup selama dua bulan, jadi gak papa kita coba aja ikut nama semoga diterima.

Lama kelamaan akhirnya mendapatkan surat balasan, bahwa untuk anak pkl bisa ikut magang disini, dan kalian harus tau jujur aku orang yang menolak magang di perusahaan listrik dengan alasan ingin industri tapi Tuhan selalu punya rencana kadang kita sendiri yang gak sadar :))

Sampai waktu tiba untuk pkl, dan memang hari pertama, hari dimana akan berjalan lambat dengan hari hari sebelumnya. Hari dimana berasa salah masuk tempat pkl. Dan kalian harus tau disana semuanya itu cowo semua bapak bapak lagiπŸ™ˆ harus adaptasi dengan lingkungan yang baru, dan benar benar harus menutup sifat yang kadang merugikan diri sendiri.

Oke ini adalah adaptasi pertama, yang gue bingung harus ngapain ? Tuhan Tolong 😭 berasa jam putaran detik ke menit sampai ke jam lambat 😭 jadi harus gimana ?? Disana aku harus berpikir kritis kalau seperti ini dua bulan akan terasa lebih membosankan dibanding satu hari terjebak bersama memori yang kelam. Hastagah bahasanya wek wek

Jadi disini, benar benar harus adaptasi, dan aku merasa lagi perlu itu, gak perlu sok takut atau canggung karena memang dari kecil pun teman semua hampir laki, tapi yang dihadapan bapak bapak ? Gimana dong. Ya sudah lah kita memang harus melakukan hal hal yang baru.

Hal yang pertama aku lakukan adalah ikut membantu kala bapa nya sedang memerlukan ini ataupun itu ketika melakulan perbaikan.

Kedua jangan menjadi pemalu, karena kalau kamu malu atau agak sedikit pendiam biasanya itu berdampak ke kamu nya juga, dan akan sulit mendaptkan teman untuk diajak bicara. Dari pada sendiri mending harus buka bicara. Dan ingat jangan selalu terfokus nunduk. Maksud aku disini nunduk dalam arti kata gadget lebih seru dari pada dunia sekitar, karena aku orang baru jadilah aku harus benar benar melakukan ini tanpa hp.

Ketiga ikut bergabung dalam pembicaraan, kadang sebagai orang baru aku cukup menjadi pendengar dan menambahkan ketika mereka tak tau posisi tempat ini. Jangan kamu yang mendominasi pembicaraan atau kamu cerita ke sana sini, ingat kamu masih dalam tahap adaptasi pada saat masuk pkl

Keempat jangan merasa sombong. Hal yang harus diperhatikan ketika adaptasi ditempat baru itu jangan sombong, jangan merasa kamu punya segala nya, harus tetap rendah hati terhadap orang yang baru. Kalau kamu saja bersikap sombong maka adaptasi pun gagal. Ingat merendah lah, kadang yang kalian sombongkan semua nya juga titipan hehe

Dan yang terakhir jangan terbawa suasana, maksud aku disini kalau kamu sedang emosi lagi galau, terus menyendiri percaya gak percaya adaptasi kamu itu bakalan gagal. Karena disini kamu didik harus tahan banting pada saat adaptasi pertama, kalau kamu sedikit sedikit emosi, berarti kamu gak bisa masuk dalam lingkungan baru dan adptasi kamu bisa di katakan gagal.

Itulah yang aku terapkan, biar adaptasi aku berjalan di tempat pkl itu lancar, kadang aku merasa, benar benar perlu untuk jadi diri sendiri, gak usah menutupin namanya jaga image, karena aku benar benar perlu teman, dan perlu ilmu gak mau jadi gondang diam diam zonk, tapi percayalah yang aku lakukan bisa mendaptkan hasil, maksdunya itu adptasi nya berjalan lancar. Alhamdulillah kalau memang kita baik aja adptasi nya dimudahkan ko, mereka disana open sama aku yang sedikit cerewet. Berarti disini adaptasi ku berjalan dengan lanacar, mereka semua menganggap layaknya sodara:') mereka memperlakukan aku istimewa. Pokoknya awalnya aku takut karena adaptasi juga, jadi udah bisa dengan keadaan. Perlu usaha dan juga perlu waktu untuk menyesuaikan diri biar bisa diterima ditempat manapun :))

Adaptasi itu awalnya berat banget, tapi lama kelamaan enak kok, maksud aku disini gak cuma ditempat magang, tapi bisa juga kamu baru gabung di komunitas, atau tempat kerja atau keluarga baru, jadi harus mengalami namanya adaptasi. Yuk share komen kamu dibawah ini tentang adaptasi kamu ke orang baru hihihi

Salam sugar ❤

Comments

  1. Beradaptasi memang bukan hal yg mudah, apalagi untuk org introvet, pasti berat. Tapi kadang keadaan memaksa kita untuk selalu beradaptasi ya mbak hehehe

    ReplyDelete
  2. hai mba. walaupun berbeda jurusan saya juga pernah magang, di salah satu perusahaan produsen minuman berkarbonasi. emang jangan banget jadi pemalu sih ya kalau sedang dalam situasi seperti ini tuh. untungka ketika aku magang, walaupun senenernya saya anaknya pemalu, alhamdulillah bisa berbaur dengan teman baru dan para pekerja di perusahaan tersebut. :)

    oh iya nambahin nih, kalau boleh saya kasih saran alangkah baiknya poin-poin yang mbak sebutkan di atas ditulis ke dalam poin-poin misalnya 1, 2, 3, dst. sukses selalu mbak :))

    ReplyDelete
  3. Makanya wajar aja yah mbak ada peribahasa, "ala bisa karena biasa" jadi terbiasa karena sudah menyesuaikan diri dengan baik dan sudah paham sela-selanya dimana

    ReplyDelete
  4. Beradaptasi memang nggak mudah tapi tetap butuh berjuang.

    Selamat menikmati masa magang. Semoga pengalamannya terpakai hingga berkarir nanti.

    ReplyDelete
  5. Aku dari sekolah sampe kuliah gak pernah PKL. Suka bingung sama anak PKL yang datang, pas ditanya perlu ilmunya apa mereka gak jawab. Terus klo disuruh kerjain kerjaan kantor ya gak mungkin juga. Emang tempat PKL itu musti yang pas seh menurut aku. Dan harus terbuka.

    Kita di kantor emang biasanya cuma minta tolong bagikan surat atau fotocopy apa gitu. Kalau anaknya sigap kadang kita bawa ke acara atau rapat. Kalau gak ya terserah anaknya lah mau apa.

    ReplyDelete
  6. wow nisa kamu kereeennn...emang sih adaptasi is number one. dimanapun kita berada,adaptasi penting bgt. semoga ntar klo kamu dah masuk dunia kerja beneran, udah gak kaget lagi karena akan banyak hujan badai yang butuh adaptasi tinggi..

    semangaaatt...

    ReplyDelete
  7. Tentunya menjadi pengalaman yg tak terlupakan bagi Nisa. Ganbatte!!

    ReplyDelete
  8. Waw.. Ak dulu jg tmsk yg plg akhir dpt tempat PKL nis. Haha. Akhirnya ak magang di BI kemarin. Seru sih, tp capek jg. Buat ak yg namanya magang mmg byk yg gak sesuai sm teori ya. Tp yg penting it adl.. Attitude.. Attitude.. Attitude.. N yg lain akan baik jg. Semangat magangnya nis..

    ReplyDelete
  9. Aku juga sejak kecil ngajarin anakku harus bisa adaptasi cepat dengan berbagai kondisi.ternyata memang bermanfaat sampai dewasa ya. Apalagi yg namanya magang ini kan kita numpang praktek aja istilahnya. Kudu bisa cpt adaptasi

    ReplyDelete
  10. Saya perasaan dari dulu kalau sama yang namanya PKL atau magang gitu suka ngga bener deh ._.

    Pas SMK, saya PKL di BPN pada awal januari. Disitu ga ada kerjaan karena baru penganggaran. Alhasil, saya dan teman-teman nganggur di ruangan sambil main game.

    Pas Kuliah, saya magang di proyek hotel 4 lantai gitu-gitu. Alhasil, gabut juga. Proyeknya sampai sekarang tidak rampung ._.

    Ga ngerti lagi deh saya wgwgw

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[WAW INI DIA] T-GO APLIKASI UNIK BISA DAPAT DUIT

SI UNIK BUAH PIDADA - RAMBAI SUNGAI

[FIRST IMPRESSION] URBAN LIP CREAM - IMPLORA