Naik KLIA Ekspres dari Bandara Kuala Lumpur ke KL Setral

Nisazet.com

Februari 11, 2026

5
Min Read

Nisazet.com || Setelah proses Imigrasi selesai, akhirnya kami memutuskan untuk berangkat langsung menuju pusat Kuala Lumpur. Nah transportasi yang tersedia dari Bandara menuju Pusat Kuala Lumpur ada berbagai macam ya seperti bus bandara, taxi online,  mobil sewa, serta lewat kereta bandara cepat

Sebelum memutuskan naik KLIA Ekspres, sebenarnya aku sempat mempertimbangkan beberapa pilihan transportasi lainnya. Dari bandara menuju pusat Kuala Lumpur memang banyak opsi yang bisa dipilih sesuai budget dan kenyamanan masing-masing. Ada bus bandara yang harganya lebih ekonomis, taxi online yang lebih fleksibel, hingga mobil sewa untuk rombongan. Tapi setelah mempertimbangkan jarak, waktu, serta kondisi badan setelah penerbangan, akhirnya kami sepakat memilih kereta bandara cepat.

Apalagi ini merupakan pengalaman pertama kami ke Malaysia dari Banjarmasin, jadi rasanya ingin mencoba sesuatu yang praktis dan anti ribet. Kami tidak ingin terjebak macet atau harus tawar-menawar harga transportasi. Dengan jadwal yang sudah tertera jelas dan waktu tempuh yang pasti, KLIA Ekspres terasa seperti pilihan paling aman untuk first timer seperti kami.

klia ekspes

Apa itu KLIA Ekspres?

Jika Jakarta punya kereta bandara untuk ke Stasiun Gambir, Yogyakarta punya kereta untuk sampai ke Stasiun Tugu, Maka Malaysia juga punya kereta bandara yang non stop untuk bisa sampai ke pusat Kuala lumpur, atau sebutannya KL Sentral. KLIA Ekspres ini menghubungkan KLIA1 dan KLIA2 ke KL Sentral, yang mana disanalah merupakan pusat utama transportasi. KLIA Ekspres ini tentunya menjadi pilihan favorit para turis.

Harga Tiket KLIA Ekspres dan Waktu Tempuh

untuk harga tiket KLIA Ekspres itu RM 55 untuk orang dewasa, kalau dirupiahkan sekitar 250.000 untuk harga anak-anak berbeda ya. Nah untuk waktu tempuhnya itu berkisar 28-33 menit.

Bagaimana cara pesan tiket KLIA Ekspres?

Setelah dari imigrasi itu aku dan temanku langsung menuju pintu kedatangan, ternyata bandara Ini bangunanya satu kesatuan dengan pusat perbelanjaan. Karena pesawat yang kami tumpangi kemarin mendarat di KLIA 2 alhasil untuk menuju KLIA Ekspres harus melewati eskalator / lift terlebih dahulu.

Kurang lebih 10 menit berjalan kaki, akhirnya kami tiba di konter KLIA Expres. Mencari koter KLIA Ekspres ini sangat mudah, karena biasanya ada papan tanda ataupun petunjuknya yaa.

Cara pesannya sangat mudah bisa lewat petugas yang berjaga, langsung ke counter KLIA Ekspres atau lewat mesin otomatis.Karena baru pertama kali, berhasil aku mendatangi petugas counter untuk ke KL Sentral, kita pesan tiket untuk 2 orang.

Satu hal yang aku suka dari sistem transportasi di Malaysia ini adalah keteraturannya. Area stasiun bersih, jalurnya tertata, dan semua penumpang terlihat tertib. Tidak ada dorong-dorongan atau saling serobot. Rasanya nyaman sekali sebagai wisatawan.

Ohia teman-temans,sambil menungg kereta sedikit aku jelaskan tentang KLIA Ekspres / Transit apa bedanya

Perbedaan KLIA Ekspres dan KLIA Transit

  • KLIA Ekspres perjalanan non stop langsung ke KL Sentral, sedangkan untuk KLIA Transit singgah di 3 stasiun Salak Tinggi, Putrajaya & Cyberjaya, Bandar Tasik Selatan
  • Waktu tempuh untuk KLIA Ekspres 28 – 33 Menit, sedangkan KLIA Transit 35-45 menit
  • Adanya perbedaan tiket antara KLIA Ekspres dan KLIA Transit jika teman-teman ada turun pada 3 stasiun yang diatas. Tetapi jika tujuan akhirnya memang KL Sentral maka harga tiket akan tetap sama.
  • Untuk fasilitas serta kenyamanan antara KLIA Ekspres dan Transit tidak ada bedanya ya. 

KLIA Ekspres akhirnya datang, saatnya memulai petualangan

KLIA Ekspres akhirnya datang, saatnya memulai petualangan

Setelah menunggu kurang dari 20 menit akhirnya kereta bandara yang ditunggu-tunggu datang. Aku dan temanku sudah antri di samping pintu yang mau dibuka, mempersilahkan orang-orang yang ingin keluar. Baru kami masuk dan duduk sembarang kursi.

First time naik Kereta Bandara Malaysia ini sangat excited, karena keretanya benar-benar bagus, mewah dan ruangan nya benar-benar dingin. Oh iya ada tempat untuk menaruh barang-barang yang kita bawa pada area pintu masuk.

Aku dan temanku memilih duduk seberangan, kita berdua begitu antusias, saking antusiasnya tidak sadar kereta sudah mulai berjalan.Sepanjang perjalanan para penumpang sama sekali aku tidak mendengar suara yang berisik seperti nada suara handphone lumayan keras, atau orang disekitar ngobrol dengan teman sebangkunya, mereka lebih memilih tidur bersama mimpinya.

Bagaimana dengan aku? Aku lebih menghabiskan melihat keluar jendela bagaimana tata kelola Negara Malaysia ini, bagaimana cara ia merapikan gulungan kabel sehingga tidak berantakan, tata kelola sawit yang benar., gedung-gedung tinggi, serta banyaknya apartemen yang ada disana.

Ketika pengumuman hampir tiba di KL Sentral terdengar, suasana di dalam kereta tetap tenang. Aku dan temanku mulai membereskan barang, memastikan tidak ada yang tertinggal. Tidak terasa perjalanan yang katanya hampir setengah jam itu berjalan begitu cepat. Rasanya baru saja duduk, tiba-tiba sudah sampai di pusat kota Kuala Lumpur. 

Setibanya di KL Sentral, aku langsung merasa bahwa memilih kereta Bandara yang ekpres adalah keputusan yang tepat. Dari sini akses menuju hotel tempat kami menginap bersama temanku begitu dekat dan mudah diakses, MRT, LRT, hingga Grab sangat mudah. Benar-benar pusat transportasi yang terintegrasi.

Menurutku, untuk perjalanan pertama ke Malaysia, naik Kereta Bandara ini bukan hanya soal berpindah tempat dari bandara ke pusat kota. Tapi juga menjadi bagian dari pengalaman traveling itu sendiri. Ada rasa excited, kagum, dan sedikit bangga karena akhirnya bisa merasakan langsung sistem transportasi negara tetangga yang selama ini hanya sering dilihat di media sosial, berita dan bayangan semu. Bahkan menjadi bucket list pun tentu tidak, tetapi siapa yang tahu? Tuhan selalu punya rencana masing-masing ya

Salam Sugar

Tinggalkan komentar