Wisata Danum Bahandang Palangkaraya: Cerita Anak Rantau Menjelajah Air Merah

Nisazet.com

Februari 21, 2026

6
Min Read
wisata danum bahandang

Nisazet.com || Sebagai anak rantau yang sudah tinggal 2 tahun di Palangkaraya, rasanya belum pernah menikmati wisata-wisata yang ada di kota ini. Kerjaannya setiap weekend selalu tidur. Entahlah waktu tidur memang terasa sangat nikmat.

Weekend kali ini sedikit berbeda, aku dan teman-teman kerja memutuskan untuk berwisata sekaligus menjelajah alam Kota Tambun Bungai ini, tujuan kali ini adalah Wisata Danum Bahandang.

Nama Wisata Danum Bahandang Palangkaraya ini memang sudah sering ku dengar, teman-teman ku sering membahas wisata air merah. Air merah? Awal-awal sempat penasaran pas browsing ternyata beneran air merah cuy, kalau kalian nggak tahu apa itu air merah bisa kalian bayangkan air teh? Nah itulah contoh airnya.

jalan berpasir yang dilewati hampi 4kilometer

Akhir Pekan yang Berbeda, Menuju Wisata Danum Bahandang dengan Jalan yang Penuh Pasir

Aku bersama teman-teman sepakat untuk janjian pukul 07.00 WITA agar kiranya saat motoran tidak terlalu panas. Untuk jarak pusat kota Palangkaraya ke Wisata Danum Bahandang ini menempuh waktu kisaran 45 menit dengan jarak tempuh 38 Kilometer.

  • Wisata Danum Bahandang ini terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 38 Desa Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu.

Sekittar ada 6 buah motor, artinya 12 orang yang siap berwisata serta menikmati Wisata Danum Bahandang ini. Kali ini aku yang membonceng temanku.. Untungnya naik motor PCX jadi tidak terlalu pegal hihi. Jika teman-teman pernah ke Kalimantan Tengah Khususnya Palangkaraya pasti sudah tahu dong, jalan yang tak pernah macet. Nah begitulah yang aku rasakan.

Sampai akhirnya di KM 34, yang mana sisa 4 Kilometer lagi untuk sampai ke titik lokasi. Kami mengalami kendala. Jujur aku bingung mau ketawa atau mau sedih, motor yang aku bawa hampir oleng karena pasir. Sepanjang perjalanan itu jalannya berpasir, otomatis memang harus bisa menjaga keseimbangan salah salah bisa jatuh, nah pada saat itu juga ada kejadian yang tak terduga.

Motor Mogok DI Tengah Jalan ! Bingung, Takut Jadi Satu

Eng i eng, motor teman ku tiba-tiba mogok. Posisi kita sebentar lagi sampai ke Wisata Danum Bahandang antara bingung, takut, panik, jadi satu dan yaps semuanya juga tertawa. Kok bisa? iyaa pada saat jalan berpasir tadi dia gaya-gayaan dengan idenya segala jumping, ngebut, pokoknya lucu deh banyak tingkah, endingnya motor dia yang mogok.

Kami memutuskan untuk berhenti sebentar, untungnya teman-teman ku yang cowok memang bisa otak-atik motor, jadinya diperbaiki serta dibongkar sebentar akhirnya motor bisa nyala, serta bisa jalan. Tetapi doi nggak berani lagi banyak tingkah, kapook katanya.

Kayaknya selama perjalanan kami banyak ketawanya deh, dibandingkan diam. Asik juga ya liburan sama teman-teman versi murah meriah.

Harga Tiket Masuk Wisata Danum Bahandang Masih Ramah di Kantong

Agak pegel juga ya, setelah melewati perjalanan yang panjang, melihat kiri-kanan nya lumayan banyak hutan, perjalanan yang sangat menantang akhirnya kami sampai juga di Lokasi ini.

Untuk harga tiket wisata ini masih tergolong kategori mursidah alias murah banget, dewasa dan anak-anak tiketnya sama sebesar Rp20.000,- / orang, parkir motor Rp5.000,- parkir mobil Rp 10.000,-. Aku juga baru tahu, ternyata disini bisa dijadikan area camping. Jadi ketika teman-temans memutuskan untuk camping maka ada biaya tambahan sebesar Rp15.000,- dan disana memang ada yang menyediakan sewa alat untuk camping kisaran Rp40,000 – Rp 45.000,- sangat terjangkau yaaa? Apalagi tidak ada batasan jam, jadi ya memang sepuas-puasnya kita ketika menikmati wisata tersebut.

danum bahandang palangkaraya tiket masuk

Danum Bahandang Serta Keunikan Air Merah dari Tanah Gambut

Jujur ya, pertama kali ke wisata ini aku beneran kaget, airnya berwarna merah kecoklatan. Disana para bocil-bocil sedang asik mandi, ada juga ibu-ibu yang bermain air dengan kaki dan tanganya.

Banyak gazebo yang disediakan, ets kalian jangan takut kelaparan ya, karena banyak kok warung yang jual makanan dan minuman, harganya juga standar.

Kami memutuskan untuk mencari tempat berteduh, sambil meluruskan pinggang. Beberapa temanku sudah memilih tercebur dan mandi. Oke awalnya aku sempat ragu ya, takut ada rasanya, atau ada rasa sepat, asin atau apalah? eh ternyata pas pas dicicipi airnya sedikit sama sekali tidak ada rasa.

Kenapa disebut Air Merah? ya Karena Airnya Merah. Serta arti dari Danum Bahandang juga menurut dayak ngaju air merah.

Adapun warna merah dari air ini ternyata berasal dari tanah gambut yang berada disekitarnya. Kalimantan tengah kalau soal tanah gambut memang ciri khasnya. Kandungan tanin dari akar dan daun yang membusuk memberikan warna alami pada air. Bahkan ketika air ini kena badan pun sama sekali tidak meninggalkan bekas”

 

Suasana yang Menyenangkan, Cocok Untuk Healing Tipis – TIpis.

Walaupun banyak anak kecil yang teriak-teriak sambil mandi berenang, tetapi tetap suasana yang terlihat tenang. Karena banyak pepohonan angin yang berhembus pelan, suara alam yang terdengar,, suara air yang mengalir beuhh syahdu banged deh. Coba aja jaraknya dari pusat kota tidak terlalu jauh, pastinya mungkin aku bakal seminggu sekali ke sin, sekedar melepas penat dan lelah pastinya hihi.

Kami menghabiskan banyak waktu ngobrol, ketawa haha hihi, berfoto makan-makan, sampai akhirnya aku memutuskan untuk berenang di air merah ini. Wahhh kesan pertama tercebur dan badan ini tenggelam rasanya menyegarkan. Dingin yang memang benar-benar dari alam hihi. Karena ketagihan alhasil aku tercebur terus menerus sambil merilexkan otot-otot serta pikiran yang berkecamuk di kepala.

Sekitar satu jam berenang, aku memutuskan untuk membilas dan mandi air bersih, oh iya temans untuk toilet ini merupakan fasilitas dari wisata ini ya, jadi bisa digunakan secara gratis heheh.

Tips Berkunjung ke Danum Bahandang Palangkaraya

Biar pengalaman teman-temans ke Danum Bahandang lebih nyaman, ini beberapa tips yang bisa diperhatikan:

  • Disarankan menggunakan motor atau kendaraan yang prima, karena akses jalan cukup menantang. Tetapi ketika menggunakan mobil harus hati-hati karena akses jalan sedikit bergelombang.
  • Hati-hati di jalan pasir, terutama setelah hujan
  • Datang saat cuaca cerah agar lebih aman
  • Bawa perlengkapan pribadi
  • Tetap jaga kebersihan lingkungan
  • Bawa duit cash, karena banyak warung disana yang masih belum bisa untuk cashless.
angota yang ikut healing. Sisanya mereka mandi di air merah

Penutup: Bukan Sekedar Tempat, Tapi Cerita yang Dibawa Pulang

Sebagai anak rantau, momen sederhana seperti ini justru terasa berharga. Karena ternyata, bukan hanya tempatnya yang sangat indah, tetapi juga pengalaman yang dibawa pulang. Rasa yang menyegarkan ketika berendam, mandi dan berenang seolah tanpa beban. Endingnya ketika pulang kembali ke kosan, aku sakit perut genks alias masuk angin selama diperjalanan Hahaha.

 

Salam Sugar ♥

Tinggalkan komentar